Jumat, 22 September 2017

Mengunjungi Situs Warungboto, Sebuah Mahakarya Peninggalan Sri Sultan Hamengku Buwono II

Mengunjungi Situs Warungboto, Sebuah Mahakarya Peninggalan Sri Sultan Hamengku Buwono II
Photo: garasijogja.com
Sebagai salah satu kota budaya, Yogyakarta mampu memikat begitu banyak wisatawan untuk mau datang kembali dan menjelajahi berbagai keunikan semua tempat-tempat wisatanya. Berbicara soal keistimewaan, Daerah Istimewa di Indonesia ini selain memiliki banyak pilihan harga hotel di Jogja yang terkenal murah, salah satu wisata andalannya adalah mengenai wisata sejarahnya.

Dan tahukah anda, selain candi, ada salah satu situs sejarah tersembunyi di kota Jogja, yakni Situs Warungboto. Situs Warungboto ini awalnya merupakan sebuah tempat peristirahatan Sultan Hamengku Buwono II. Dalam bahasa Jawa, tempat istirahat dikenal dengan sebutan pesanggrahan. Dahulu, situs bersejarah ini dikenal dengan nama Pesanggrahan Rajowinangun, awalnya pesanggrahan bersejarah ini dibangun oleh Sultan Hamengku Buwono II, sekitar tahun 1880 M. Hal tersebut dibuktikan dengan catatan sejarah yang tercantumnya dalam sebuah tembang macapat, sebuah tembang atau lagu yang berkisah tentang kemajuan dan pencapaian dari Sultan Hamengku Buwono II. Warungboto yang merupakan sebuah pesangrahan Sultan Hamengku Buwono II ini, dulunya merupakan sebuah tempat pemandian, hal itu bisa dilihat pada bagian tengah bangunan terdapat sebuah umbul/ mata air.

Berdasarkan data dari Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Yogyakarta, tujuan utama dari bangunan pesanggrahan ini di buat adalah sebagai tempat peristirahatan keluarga kerajaan, dan merupakan maha karya putra mahkota yaitu KGPAA Hamengkunegara. Karena pencapaian nya ini, pada akhirnya beliau naik takhta dan diberi gelar Sri Sultan Hamengku Buwono II. Seiring berjalannya waktu, pesanggrahan ini tidak lagi dipergunakan oleh keluarga Keraton, seiring berjalannya waktu, bekas Pesanggrahan ini pun menjadi bangunan bersejarah yang tidak terawat, layaknya bangunan bekas yang terbengkalai. Saat ini, Warungboto telah direnovasi oleh pemerintah setempat dan menjelama menjadi sebuah situs budaya yang jauh lebih terawat, bahkan menjadi salah satu destinasi wisata budaya wajib dikunjungi di Jogja.

Mulai pertengahan tahun 2016 lalu, taman air warungboto ini telah di buka untuk umum. Jika anda ingin berkunjung ke tempat wisata ini, perlu diingat untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan di sekitar situs warungboto ya, supaya tetap terjaga kelestarian situs budaya peninggalan leluhur kita. Sebelum anda ingin berwisata dan foto-foto di situs Warungboto, dimohon untuk menaati sejumlah aturan yang ada, yakni dilarang memanjat bangunan situs untuk menjaga kebersihan, dan dilarang untuk mencoret-coret tembok situs.

Ini adalah salah satu lokasi yang tepat, untuk menulusuri jejak sejarah kesultanan Yogyakarta. Reruntuhan dari bangunan yang pernah berjaya ini pun sangat elok dan megah, arsitektur bangunannya yang unik dan kental dengan nuansa bersejarahnya sangat Instagram material! Bersenang-senang boleh, ber-swafoto sepuasnya pun boleh-boleh saja, namun menjadi wisatawan yang bertanggung jawab dengan menjaga kebersihan situs budaya, adalah kesadaran sekaligus kewajiban kita sebagai wisatawan yang bertanggung jawab.

  • Lokasi Situs Warungboto

Situs budaya yang awalnya bernama Pesanggrahan Rejowinangun ini berada di sebelah barat aliran sungai Gajahwong. Tepatnya berada di Jalan Veteran, Umbuljarjo Yogyakarta. Untuk menuju Situs Warungboto anda bisa pergi dari XT Square menuju ke arah timur sedikit, setelah menemukan perempatan, ambil kiri lurus ke arah utara. Sekitar 500 meter ada pertigaan, dari jalan utama, maka Anda akan menemukan plakat Situs Warungboto. Sebelum mengunjungi tempat ini, disekitar jalan Veteran, Umbuljarjo Jogja Anda bisa menemukan hotel termurah di Jogja.

  • Harga Tiket masuk Situs Warungboto

Untuk saat ini pengelola Situs Warungboto Balai Pelestarian Cagar Budaya  (BPCB) belum menarik retribusi karena proses pemugaran belum sepenuhnya selesai. Hanya saja, saat berkunjung ke tempat ini, diharapkan untuk mematuhi peraturan yang ada, seperti dilarang memanjat dinding dan lain-lain. Selain berwisata gratis, saat berwisata ke Jogja, anda juga bisa mendapati harga hotel di Jogja yang terkenal murah dan sangat terjangkau.

Sebagai kota budaya, keramahan masyarakat setempat, kelezatan kulinernya yang khas, Yogyakarta pun banyak menarik perhatian wisatawan domestik maupun mancanegara dengan banyaknya situs budaya dan peninggalan-peninggalan sejarah yang masih terjaga keasliannya juga kelestariannya. Jadi tidaklah salah jika kota Yogyakarta disebut sebagai kota budaya yang bersejarah.

Akses untuk berwisata ke Yogyakarta semakin mudah, dengan banyaknya wisatawan yang berkunjung ke Jogja, menjadikan kota ini sebagai salah satu destinasi wisata yang tingkat kunjungan pariwisata nya paling tinggi, atau paling banyak dikunjungi. Dengan banyaknya wisatawan yang berkunjung, maka tidaklah mengherankan jika anda bisa menemukan tempat menginap dengan beragam harga hotel di Jogja Menemukan hotel termurah di Jogja pun tidaklah sulit, karena Anda bisa dengan mudah menemukan hotel dengan harga terbaik di situs booking online terpecaya Reservasi.com. Selamat berwisata!

Bagaimana cukup bagus bukan, bila anda memiliki pertanyaan atau kritiknya dengan artikel diatas, berikanlah komentar dibawah ini, semoga bermanfaat, terimakasih.

1 komentar so far

tempat tinggal ane deket jogja, tapi baru tau kalo ada tempat yg namanya warung boto


EmoticonEmoticon